logo

FGD “KOLABORASI TB-HIV”

Rangkaian kegiatan Tuberculosis Prevention and Eradication Short Term Award, yang diikuti oleh Direktur RSUD Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi, M.Kes, M.Si, masih berlanjut. Setelah beliau mengikuti Short Term Award in Australia selama kurang lebih 17 (tujuh belas) hari, agenda berikutnya adalah melaksanakan suatu project untuk memperkuat mekanisme kolaborasi TB-HIV untuk meningkatkan data TB-HIV yang dituangkan dalam media audiovisual (video tutorial). Hal ini perlu dilakukan mengingat selama ini terjadi perbedaan (discrepancy) jumlah pasien TB yang dites HIV dan koinfeksi TB-HIV yang dilaporkan oleh sistem informasi TB (SITT) dan HIV (SIHA).

Harapannya dengan adanya video tutorial ini dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku petugas mengenai pencatatan dan pelaporan data TB-HIV serta  meningkatkan sinkronisasi pencatatan dan pelaporan kolaborasi TB-HIV yang berkunjung ke unit TB dan unit HIV selama project berlangsung.

Terkait hal itu pada Selasa, 16 Oktober 2018, Direktur RSUD Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi, M.Kes, M.Si,  selaku fasilitator mengadakan rapat FGD yang melibatkan unsur manajemen, Tim TB dan Tim HIV. Tujuannya  untuk mendapatkan gambaran situasi pelaksanaan pencatatan dan pelaporan data kolaborasi TB-HIV dan mendapatkan masukan hal-hal apa yang diperlukan untuk pembuatan media audiovisual sebagai alat bantu bagi petugas TB dan HIV meningkatkan kualitas data kolaborasi TB-HIV.

Hasil akhir dari FGD diperoleh kesepakatan untuk menampilkan visualisasi kegiatan pencatatan di SITT dan SIHA dengan menggunakan ” Formulir Bantu” baik dari Unit TB maupun Unit HIV supaya ada sinkronisasi data di kedua unit.

 

 


%d bloggers like this: