logo

MENGENAL AKREDITASI RUMAH SAKIT (Bag. 2)

Sebagaimana telah disampaikan pada edisi sebelumnya bahwa SNARS Edisi 1 terdiri dari 16 bab untuk RS Pendidikan dan 15 bab untuk RS Non Pendidikan.  Pada edisi kali ini, akan disampaikan hal-hal penting dan mendasar yang harus dilketahui oleh RS yang akan melaksanakan akreditasi sesuai dengan pedoman dan ketentuan pada Buku SNARS Edisi 1.

Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit Edisi 1 merupakan standar pelayanan berfokus pada pasien untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien dengan pendekatan manajemen resiko di rumah sakit.  Adapun kebijakan umum akreditasi rumah sakit meliputi :

  • Persyaratan akreditasi rumah sakit, merupakan regulasi baru di KARS meliputi ketentuan spesifik untuk mengikuti proses akreditasi dan untuk mempertahankan status akreditasi.
  • Standar, mencakup harapan kinerja, struktur atau fungsi yang harus diterapkan agar rumah sakit dapat terakreditasi oleh KARS.
  • Maksud dan Tujuan,  mendeskripsikan tujuan dan rasionalisasi dari standar, memberikan penjelasan bagaimana standar itu selaras dengan program secara keseluruhan.
  • Elemen penilaian, menuntun rumah sakit dan surveior terhadap apa yang akan ditinjau dan dinilai selama proses survei.

Persyaratan akreditasi rumah sakit tersebut bertujuan untuk mendorong rumah sakit agar mengikuti peraturan dan perundang-undangan  sehingga pelaksanaan akreditasi dalam peningkatan mutu dan keselamatan pasien dapat dicapai. Dalam hal ini RS harus mampu menyediakan informasi yang lengkap dan akurat kepada KARS  serta mampu menyelenggarakan pelayanan pasien dalam lingkungan yang tidak memiliki risiko atau mengancam keselamatan pasien, kesehatan masyarakat atau keselamatan staf. Apabila rumah sakit tidak dapat memenuhi persyaratan diatas maka rumah sakit dianggap berisiko gagal akreditasi ; penetapan akreditasi tertunda sampai semua persyaratan akreditasi dipenuhi dan dilakukan survei terfokus atau status akreditasi akan ditarik dan pembatasan akses terhadap surveior KARS yang ditugaskan untuk melaksanakan telusur dan investigasi langsung.

Dalam mengajukan survei akreditasi, ada  kriteria yang harus dipenuhi oleh rumah sakit dimana apabila kajian persyaratan tidak memenuhi kriteria  maka KARS dapat memutuskan bahwa tidak dilaksanakan survei sampai dengan persyaratan dipenuhi. Kriteria dimaksud sebagai berikut :

  1. RS berada di wilayah Indonesia
  2. RS umum atau RS khusus untuk semua kelas rumah sakit
  3. RS memiliki izin operasional yang masih berlaku
  4. RS beroperasi penuh (full operation) meliputi rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat secara paripurna
  5. RS memiliki izin instalasi pengelolaan limbah cair yang masih berlaku.
  6. Direktur RS adalah tenaga medis (dokter atau dokter gigi)
  7. RS memiliki izin pengelolaah limbah bahan beracun dan berbahaya
  8. Semua tenaga medis pemberi asuhan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP)
  9. RS melaksanakan kewajiban dalam meningkatkan mutu asuhan dan keselamatan pasien

 

 

(bersambung)


%d bloggers like this: