logo

BERANTAS BUTA BACA EKG, diklat Perawat RSUD Cilacap di Universitas Indonesia

Penyakit jantung seperti dikutip dari halaman world Health Organization  (WHO) merupakan ranking pertama penyebab kemantian di dunia. Dalam artikel  “Top 10 Global cause of death 2016” hampir mencapai 10 juta kasus kematian disebabkan oleh penyakit Ischaemic heart disease (IHD) atau dalah bahasa indonesia diartikan sebagai penyakit jantung iskemik.

Penyakit jantung iskemik adalah kondisi penyempitan pembuluh darah arteri jantung yang disebut pembuluh darah koroner. Akibat dari penyempitan pembuluh darah ini jantung mengalami kekurangan suplai nutrisi, oksigen sehingga kerja jantung menjadi terganggu bahkan mengalami kerusakan. Kekurangan oksigen menyebabkan sel sel jantung menjadi mati dan berpengaruh terhadap seluruh sistem tubuh karena fungsi utama jantung adalah memompa darah keseluruh tubuh. Gejala yang khas yang muncul adanya nyeri dada hebat, disertai sesak napas dan perasaan tertindih pada dada.

Gambar hasil EKG

Salah satu upaya mendeteksi IHD dengan pemeriksaan rekam kelistrikian jantung atau diserbut dengan Elektrokardiogram (EKG) atau dalam bahasa inggris electrocardiogram (ECG). Hasil bacaan dari EKG berupa grafik seperti pada gambar. Interpretasi EkG tersebut tidak mudah, dan tidak sesimpel grafik pada biasanya. Dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap mengirimkan dua perawat untuk mengikuti pendidikan kilat (diklat).

Peserta dari RSUD Cilacap (Dwi Wardhani,S.kep.,Ns) tengah

Peserta dari RSUD Cilacap (Septiana Maharani,S.Kep.,Ns (kiri), Dwi Wardhani,S.Kep.,Ns (tengah)) mendapat penjelasan dari Instruktur (kanan)

Dengan hastag #BerantasButaBacaEKG , kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan pemberantasan buta baca EKG. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia dilaksanakan pada  22-23 September 2018. RSUD Cilacap mengirim dua orang perawat yaitu Dwi Wardhani, S.Kep.,Ns sebagai perawat klinik puspa asa (klinik Jantung) dan Septiana Maharani, S.Kep.,Ns perwakilan perawat ruang VIP Rajawali. Kegiatan diklat ini meliputi penyampain materi, praktek dan ujian. Berikut jadwal kegiatannya:

HARI PERTAMA

WAKTU

 

MATERI

07.30 – 08.00 Registrasi
08.00 – 08.30 Pre Test
08.30 – 09.15 Basic Anatomi – Fisiologi Jantung
09.15 – 09.30 Latihan / Praktek
09.30 – 09.45 COFFEE BREAK
09.45 – 11.45 Fundamental Elektrofisiologi Jantung
11.45 – 12.00 Latihan / Praktek
12.00 – 13.00 LUNCH BREAK
13.00 – 14.00 Fundamental EKG
14.00 – 14.15 Latihan / Praktek
14.15 – 15.00 EKG Normal / Normal Synus Rhythm
15.00 – 15.15 Latihan / Praktek
15.15 – 15.30 COFFEE BREAK
15.30 – 16.15 Aritmia / Disritmia
16.15 – 16.30 Latihan / Praktek
16.30 – 17.15 Ekstra Sistole
17.15 – 17.30 Latihan / Praktek
17.30 – 17.45 Review
 

HARI KE DUA

WAKTU

 

 

MATERI

07.30 – 08.15 Review
08.15 – 09.15 Blok
09.15 – 09.30 Latihan / Praktek
09.30 – 09.45 COFFEE BREAK
09.45 – 10.45 Supra Ventrikuler Takhikardi (SVT)
10.45 – 11.00 Latihan / Praktek
11.00 – 11.45 Pembesaran Otot Jantung
11.45 – 12.00 Latihan / Praktek
12.00 – 13.00 LUNCH BREAK
13.00 – 13.30 Penyakit Jantung Koroner
13.30 – 13.45 Latihan / Praktek
13.45 – 14.30 Pre Excitation Syndrome
14.30 – 14.45 Latihan / Praktek
14.45 – 15.15 ECG Miscellenius
15.15 – 15.30 Latihan / Praktek
15.30 – 15.45 COFFEE BREAK
15.45 – 16.30 Diskusi Kelompok
16.30 – 17.00 Latihan Interpretasi EKG
17.00 – 17.45 Post Test
17.45 – 18.00 Penutupan

Dalam kegitan tersebut Septiana Maharani, S.Kep.,Ns mendapat prestasi menjadi peserta terbaik kedua, untuk peserta terbaik pertama dari RSUD Tangerang.

Septiana Maharani,S.Kep.,Ns menerima penghargaan sebagai peserta terbaik kedua

Semoga ini menjadi bekal bagi RSUD Cilacap dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat sebagai “Rumah Sakit Pilihan Masyarakat”

 

Peserta diklat dan Instruktur

~ red priyo


One Response to “BERANTAS BUTA BACA EKG, diklat Perawat RSUD Cilacap di Universitas Indonesia”

  1. AHMAD AMIN says:

    sangat terinspirasi semoga kita bisa seperti beliau bermanfaat untuk orang banyak

Leave a Reply

%d bloggers like this: