logo

AYOO… OLAH RAGA JALAN CEPAT

Oleh : Neng Cintawati

 

Olah raga jalan cepat atau disebut Power Walking (dalam bahasa Inggris) adalah metode berjalan kaki dengan kecepatan di atas rata-rata kecepatan berjalan pada umumnya,  yaitu sekitar 7 sampai 9 kilometer per jam. Jalan cepat  merupakan aktivitas berjalan yang cukup cepat, namun berbeda dengan berlari. Untuk membedakannya dari jogging atau berlari, jalan cepat mengharuskan setidaknya ada satu kaki yang menapak tanah ketika berjalan, sepanjang waktu.

Jalan cepat kerap direkomendasikan oleh para ahli untuk menjadi alternatif olah raga jogging bagi mereka yang membutuhkan intensitas olah raga menengah sampai rendah, dengan detak jantung maksimal 60% sampai 80% karena aktivitas ini minim risiko jika dilakukan dengan tepat. Hanya saja, jika memiliki kondisi gangguan kesehatan tertentu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar kegiatan ini tetap bisa berdampak positif terhadap tubuh

Olah raga jalan cepat memerlukan langkah yang lebar disertai dengan gerakan tangan untuk memaksimalkan pergerakan anggota tubuh. Olah raga jalan cepat selama 30 (tiga puluh) menit setiap hari akan memberikan manfaat kesehatan yang bagus untuk tubuh.  Manfaatnya antara lain sebagai berikut :

  • Memperbaiki suasana hati

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa jalan cepat secara rutin, berpotensi memperbaiki suasana hati. Selain itu, kegiatan ini juga dapat membantu mengatasi depresi.

  • Menurunkan risiko demensia

Aktivitas berjalan, baik cepat maupun santai, yang dilakukan secara rutin dapat memperlancar aliran darah ke otak. Lancarnya aliran darah ke otak akan menurunkan risiko penyakit pembuluh darah. Laporan dari World Alzheimer tahun 2014 mengungkapkan bahwa dengan olahraga teratur dapat menurunkan risiko terkena demensia.

  • Menjaga kesehatan jantung

Berjalan cepat juga baik untuk menjaga kesehatan jantung. Selain itu, jalan cepat juga bermanfaat dalam menurunkan risiko tingginya tekanan darah dan kolesterol. Kedua kondisi tersebut merupakan faktor-faktor yang memperbesar peluang seseorang terkena penyakit jantung dan stroke.

  • Mencegah atau mengontrol diabetes

Seorang ahli diabetes mengatakan bahwa berjalan cepat antara 20-30 menit berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah selama sehari semalam. Selain itu, jalan cepat yang dilakukan secara rutin juga berpeluang untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Kedua hal tersebut merupakan aspek penting dalam membantu mencegah dan mengelola diabetes.

  • Mencegah osteoarthritis

Aktivitas berjalan merupakan bentuk latihan beban yang bagus untuk tulang. Berjalan juga merupakan kegiatan positif yang mampu membantu menjaga tulang rawan tetap sehat. Hal ini berguna dalam rangka mencegah terjadinya penipisan tulang atau osteoporosis. Aktivitas yang dilakukan secara rutin ini juga berguna untuk mencegah penyakit degeneratif berupa sendi nyeri, bengkak, dan kaku, yang biasa kita sebut dengan osteoarthritis.

Ternyata slogan “Lebih Cepat, Lebih Baik” juga pas diaplikasikan pada olahraga jalan kaki. Dengan berjalan cepat, kita bisa merubah rutinitas berjalan kaki menjadi mesin pembakaran kalori ekstra. Asalkan dilakukan dengan teknik yang benar. Adapun teknik jalan cepat yang benar adalah sebagai berikut:

Pada saat melangkahkan kaki, kaki tumpu harus selalu kontak dengan tanah dan lutut harus dalam keadaan lurus, sebelum kaki yang dilangkahkan mendarat ditanah.

Bersamaan dengan mengangkat paha (misalnya tungkai kiri) kedepan, tungkai bawah kaki kiri dan tangan kanan diayunkan kedepan, dengan diikuti badan condong kedepan.

Pada saat kaki kiri mendarat (kontak dengan tanah), segera paha tungkai kanan diangkat kedepan, bersamaan dengan tungkai bawah kaki kanan dan tangan kiri diayunkan kedepan, diikuti dengan badan condong kedepan, pandangan tetap lurus kedepan.

Kaki mendarat mulai dari tumit kemudian berangsur-angsur menuju ke ujung kaki, lutut dalam keadaan lurus.

Gerakan lengan dan bahu jangan mengangkat terlalu tinggi

Selama berjalan usahakan agar pinggul tetap rendah dan berada di bawah, keadaan ini harus diusahaakan tetap terpelihara, hindari gerakan kesamping yang berlebihan.

Daftar Pustaka :
https://www.alodokter.com/biasakan-jalan-cepat-dari-sekarang-karena-manfaatnya-luar-biasa
http://mebelkarunia.blogspot.com/2014/04/makalah-olahraga-jalan-cepat.html

 


Leave a Reply

%d bloggers like this: