logo
  • 07/06/2018
  • Informasi Publik, Layanan
  • Comments Off on Pelayanan Fisioterapi pada Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Cilacap

Pelayanan Fisioterapi pada Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Cilacap

INSTALASI REHABILITASI MEDIK RSUD CILACAP

 Salah satu bagian dari pelayanan Penunjang Medis yang tersedia di RSUD Cilacap adalah Instalasi Rehabilitasi Medik atau lebih kita kenal dengan sebutan Fisioterapi. Dengan Tim yang di pimpin oleh dr.Pramujianta,Sp.S dan tenaga Fisoterapis yang berpengalaman menjamin pelayanan yang berkualitas dan memuaskan

I. FISIOTERAPI

  • Adalah bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara, dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan dengan menggunakan penanganan secara ,manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis), pelatih fungsi dan komunikasi.
  • Jenis Pelayanan Fisioterapi: Adalah kondisi yang diindikasikan adanya gangguan kapasitas fisik (otot, tulang, persendian, syaraf, dll) dan kemampuan fungsional, diantaranya :

a). Musculoskeletal:

LBP (nyeri pinggang) Tennis Elbow Cidera Olahraga
–          Myalgia Cervical Syndrome Tortikolis
Carpal Tunnel Syndrome Tendinitis Trigger Finger
Frozen Shoulder Osteo Arthritis (OA) General Muscle

 

b). Neuro Muscular

Stroke Bell Palsy Neuropati Diabetika
Drop Foot Ischialgia Drop Hand
Parkinson Trauma Medulla Spinalis Dan lain-lain

 

c). Orthopedi / Bedah

Pasca Fracture Pre / Post Operasi
Combustio / Luka Bakar Decubitus

 

d). Cardio Respirasi

PPOK Gangguan Pernafasan kronis ISPA
Astma Bronchiale Bronchopneumonia Dan lain lain

 

e). Obsgyn

PID Salphyngitis Adnexitis Dan lain lain

 

f). THT

Radang Rongg Hidung Sinusitis

 

g). Pediatri (Anak Anak)

Cerebal Palsy Baby Massage Erb Paralisis Hemiplegi / Tetraplegi
Flat Foot Autisme Down Syndrome Development Delay
Drop Foot Genue Varus/Valgus Ggn Tumbang Dan lain lain

 

h). Dan beberapa kasus lain

 

Fasilitas yang Tersedia di Instalasi Fisioterapi:

Terdapat beberapa modalitas terapi yang kami miliki untuk menunjang pelayanan kami, diantaranya adalah:

1. Short Wave Diathermy (SWD)

Adalah salah satu modalitas pemanasan dalam (deep heating) karena mampu menembus jaringan dengan kedalaman sampai 4 – 5 cm, dimana  keadaan ini tidak dapat dicapai oleh alat pemanasan lainnya seperti : Micro Wave Diathermy (MWD) maupun infrared. Transfer energi SWD melalui mekanisme konversi, yaitu dari energi elektromagnetik menjadi energi termal.

2. Micro Wave Diathermy (MWD)

Merupakan suatu pengobatan menggunakan stressor fisis berupa energi elektromagnetik yang dihasilkan oleh arus bolak balik frekwensi 2450 MHz dengan panjang gelombang 12,25 cm. Mempunyai efek terapeutik berupa penyembuhan luka pada jaringan lunak, meningkatkan proses perbaikan atau reparasi jaringan secara fisiologi, selain itu mampu menurunkan nyeri, normalitas tonus otot melalui efek sedative, serta perbaikan metabolisma.

3. Electrical Traction

Adalah suatu tehnik terapi dengan menggunakan mesin mekanis berupa tarikan /peregangan yang bisa digunakan pada daerah cervical (leher) atau lumbal(pinggang). Tujuannya :
a.  Membantu merelaksasi otot-otot             daerah leher atau pinggang.
b. Membantu mengurangi penekanan/ kompresi/iritasi akar syaraf.
c. Membantu penguluran / peregangan otot-otot vertebrae regio cervical atau lumbal.

4. Infra Red

Adalah salah satu jenis terapi dalam bidang Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi yang menggunakan gelombang elektromagnetik infra merah dengan karakteristik gelombang adalah panjang gelombang 770nm-106 nm, berada di antara spektrum gelombang cahaya yang dapat dilihat dengan gelombang microwave, dengan tujuan untuk pemanasan struktur muskuloskeletal yang terletak superfisial dengan daya penetrasi (kedalaman) 0,8-1mm.

5. Parafin Bath

Pengobatan panas superficial dengan modalitas rendaman hangat parafin. merupakan salah satu metode hidroterapi yang menggunakan parafin sebagai medianya, pada prinsipnya terapi ini merupakan terapi yang memanfaatkan suhu yang relatif tinggi (panas). Parafin yang digunakan untuk terapi ini adalah parafin biasa yang ditambah parafin oil, kemuian dipanaskan hingga meleleh dengan suhu berkisar  55 ○ C. Tujuan pemberian paraffin bath adalah terapi ini mereduksi nyeri dan kekakuan otot, untuk menghindari sapsme otot, meningkatkan range of motion sendi, serta mempercepat proses penyembuhan dengan cara meningkatkan aliran darah sehingga peredaran darah menjadi lancar dan kebutuhan nutrisi pada jaringan yang berkaitan terpenuhi.

6. Ultrasound Terapy

Adalah modalitas fisioterapi yang pemanfaatannya dengan menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi atau rendah. Gelombang suara ini dasalurkan di sekitar jaringan dan pembuluh darah, gelombang suara tersebut menembus ke otot sehingga otot menjadi hangat dan otot relaks, oleh karena itu gelombang ultrasound ini digunakan untuk perawatan otot yang mengalami ketegangan dan kekakuan. Efek dari pemanasan ini juga berpengaruh pada pelebaran pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi darah sehingga membantu prose penyembuhan.

7. TENS

Merupakan singkatan dari  (Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation yang jika diartikan dalam bahasa indonesia berarti Stimulasi Syaraf dengan Listrik melalui kulit. TENS merupakan salah satu metode untuk menghilangkan rasa nyeri.

Terapi menggunakan TENS dilakukan dengan cara meletakkan elektrode yang terhubung dengan sumber energi pada kulit baik di area nyeri atau area yang lain di sepanjang jalur perjalanan syaraf. Elektrode akan mengeluarkan aliran listrik dengan daya sebesar mili ampere. Mekanisme kerja TENS dalam mengurangi nyeri dibagi menjadi  Dua mekanisme, yang paling mungkin adalah sensasi yang ditimbulkan dari stimulasi listrik pada serabut syaraf yang terletak di kulit akan menutupi sensasi nyeri yang hendak dikirimkan ke otak melalui serabut syaraf tersebut. Mekanisme yang kedua adalah rangsangan listrik pada kulit dan serabut syaraf akan menyebabkan tubuh mengeluarkan zat endorphin. Endorphin merupakan zat yang menyerupai morphine tetapi diproduksi secara alami oleh tubuh. Mekanisme ini juga terjadi pada terapi seperti akupuntur, pemijatan, kerok dan lain-lain.

8. Laser Terapi

Laser (Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation) merupakan alat yang dapat memancarkan cahaya (gelombang radioelektromagnetik) pada daerah infrared, visible atau ultraviolet. Cahaya yang dipancarkan oleh laser dihasilkan dari stimulasi emisi radiasi dari medium yang ada di laser, emisi radiasi tersebut dikuatkan sehingga menghasilkan cahaya yang mempunyai sifat monokromatis (tunggal/hanya satu), koheren, terarah dan brightness (sifat kecerahan tinggi).

9. Nebulizer

Nebulizer adalah alat yang dapat mengubah obat yang berbentuk larutan menjadi aerosol secara terus- menerus dengan tenaga yang berasal dari udara yang dipadatkan atau gelombang ultrasonik. Mengenai nebulizer dan penguapan merupakan suatu cara pemberian obat melalui inhalasi / pernafasan. Fungsinya sama dengan seperti dengan pemberian obat lainnya namun mempunyai daya effectivitas lebih tinggi dibandingkan melalui mulut / oral.  Tujuan pemberian Nebulizer Untuk mengurangi sesak pada penderita asma, untuk mengencerkan dahak, bronkospasme berkurang/ menghilang

10.Terapi Latihan

Terapi latihan adalah suatu usaha pengobatan dalam fisioterapi yang dalam pelaksanaanya mengunakan latihan – latihan gerakan tubuh baik secara aktif maupun pasif. Adapun tujuan dari terapi latihan adalah mencegah gangguan fungsi, mengembangkan, memperbaiki, mengembalikan dan memelihara :

a.Kekuatan otot.

b.Daya tahan dan kebugaran kardiovaskuler.

c.Mobility dan flexibility

d.Stabilitas

e. Rileksasi

f. Koordinasi, keseimbangan dan kemampuan fungsional.

II.TERAPI WICARA

Merupakan model terapi yang diterapkan.pada pasien dengan kasus gangguan wicara, sebagai media komunikasi yang diberikan kepada anak anak, remaja, ataupun dewasa yang mengalami gangguan wicara.

Jenis Pelayanan TERAPI WICARA

Cerebral Palsy Gangguan Menelan Gangguan Pendengaran
Speech Delay Gagap Bibir Sumbing
Autisme Afasia Post Stroke Celah Langit Langit
Dysartria Retardasi Mental Dan lain lain

 Demikian beberapa pelayanan instalasi rehabilitasi medik dengan jumlah kunjungan yang terus.meningkat dari waktu ke waktu dengan kasus yang beragam. 

RSUD Cilacap akan selalu berupaya.meningkatkan kualitas pelayanan, menambah jumlah SDM medis maupus.fisioterapis, disamping itu juga berupaya mengembangkan sarana prasarana. Dukungan Pemerintah Kabupaten Cilacap di tahun 2018 adalah mewujudkan bangunan gedung rehabilitasi medik, yang akan dibangu fi atas bangunan Stroke Centre di area pengembangan RSUD Cilacap sebelah timur.

 


Comments are closed.

%d bloggers like this: