Monthly Archives: Mei 2016

BUPATI CILACAP KUKUHKAN TIM SAFE HOSPITAL RSUD CILACAP

CILACAP – Tim Safe Hospital RSUD Cilacap, yang ingin menjadikan RSUD Cilacap sebagai rumah sakit Aman, Nyaman, Sehat dan Selamat, Selasa (24/05) dikukuhkan oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.

Menurut Direktur RSUD Cilacap, Dr. Pramesti Griana Dewi, pembentukan Tim Safe Hospital dikukuhkan dengan Surat Keputusan Bupati Cilacap Nomor : 445/388/35/Tahun 2016.

Tim ini bertugas untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kejadian yang tidak diharapkan dalam penyelenggaraan pelayanan di RSUD, mengembangkan program keselamatan pasien, menyusun kebijakan dan prosedur terkait dengan program keselamatan pasien, melakukan koordinasi dan bekerjasama dengan dinas instansi terkait, memberikan motivasi, edukasi, konsultasi, monitoring dan evaluasi penerapan program keselamatan pasien rumah sakit serta pelaksanaan upaya pertolongan korban bencana pada kejadian luar biasa, serta melakukan pencatatan, pelaporan insiden, analisis insiden, dan mengembangkan solusi untuk pembelajaran.

Pengukuhan tim ini bertujuan untuk melindungi kehidupan dan kesehatan pasien, keluarga pasien, petugas kesehatan dan pengunjung rumah sakit dari kegawatan dan kecelakaan. Sekaligus untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara umum dan mengurangi angka kematian kasar.

Tim Safe Hospital diketuai oleh dr. Jony Santoso, dan Sekretaris Fitri Ardiningsih, dilengkapi dengan empat bidang, yakni bidang Kesehatan dan keselamatan kerja, bidang keselamatan pasien, bidang siaga bencana, dan bidang manajemen resiko.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam kesempatan tersebut menyampaikan, dengan pengukuhan ini diharapkan akan semakin memotivasi jajaran RSUD Cilacap untuk memberikan pelayanan yang optimal dan meningkatkan profesionalisme. Sehingga mampu mewujudkan RSUD Cilacap yang aman dan nyaman bagi seluruh penghuninya, baik pasien, petugas, kesehatan maupun pengunjung rumah sakit.

Lebih lanjut dikatakan, RSUD sebagai lembaga yang bertugas melayani kesehatan harus bertekad memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas dan aman, demi memenuhi tuntutan pelayanan yang prima bagi para pelanggan.

Menurut Bupati, penerapan safe hospital diharapkan mampu mewujudkan kondisi ideal RSUD yang amanbagi semua pasien, nyaman bagi semua pengunjung RSUD, Sehat bagi semua pegawai RSUD dan selamatbagi seluruh masyarakat di Kabupaten Cilacap. (hromly)

RSUD CILACAP TERUS BERBENAH MENUJU SAFE HOSPITAL

CILACAP – RSUD Kabupaten Cilacap terus berbenah dan berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat menuju rumah sakit Safe Hospital. Sebuah rumah sakit yang menjadi pilihan masyarakat, dengan tageline Aman, Nyaman, Sehat dan Selamat.

Hal tersebut dikemukakan Direktur RSUD Kabupaten Cilacap, Dr. Pramesti Griana Dewi, Rabu (18/05).

Lebih lanjut Pramesti mengatakan, RSUD Cilacap merupakan sebuah rumah sakit tipe B Non Pendidikan, saat ini memiliki kapasitas 313 tempat tidur dengan jumlah tenaga medis dan non medis sejumlah 648 orang.

Jumlah tenaga medis di RSUD Cilacap saat ini berjumlah 39 orang terdiri dari 16 tenaga dokter special dan 2 orang tenaga dokter sub special, jumlah perawat sebanyak 210 orang dan bidang 48 orang.

Menyinggung mengenai tenaga medis yang ada, Pramesti menyampaikan, bahwa jumlahnya sekarang masih sangat kurang. Berdasarkan analisis kebutuhan tenaga medis, RSUD Cilacap masih membutuhkan 40 hingga 50 tenaga medis lagi. Dan untuk memenuhi kebutuhan tenaga ini, akan dipenuhi melalui rekruitmen secara terbuka, ujar Pramesti.

Kebutuhan tenaga tersebut, memang perlu segera untuk ditambah, guna meningkatkan pelayanan pada sejumlah ruang pelayanan seperti IGD, kamar bersalin, ICU, dan ruang operasi.

Menyoroti pelayanan yang dirasa kurang oleh masyarakat, Pramesti mengakui hal itu.  Untuk itu, dalam rangka meningkatkan pelayanan prima  kepada pasien dan masyarakat, pihak RSUD terus melakukan pembenahan. Sejumlah pembenahan yang dilakukan diantaranya, mengharuskan kepada paramedis yang langsung berhadapan dengan pasien untuk menerapkan sapa, salam dan senyum.

Tidak itu saja, lanjut Pramesti, dalam rangka menciptakan rumah sakit yang bersih menuju pada Safe Hospital, juga telah dibentuk Satgas Anti Rokok dan satgas Anak sehat dilarang masuk rumah sakit. Tim ini melakukan tugasnya berkeliling keseluruh lingkungan rumah sakit pada setiap jam besuk, ujar Pramesti. (hromly)

RSUD CILACAP KUKUHKAN TIM SAFE HOSPITAL

Untuk mewujudkan visi rumah sakit pilihan serta meningkatkan mutu pelayanan masyarakat, RSUD Cilacap mengukuhkan tim Safe Hospital, Selasa (24/5). Tim Safe Hospital yang terdiri dari 17 dari petugas ingin menjadikan rumah sakit yang aman, nyaman, sehat dan selamat. RSUD Cilacap Kukuhkan Tim Safe Hospital Tim terbagi dalam Kelompok Kerja (Pokja). Mereka mengemban tugas dan kewajiban dalam membantu manajemen RSUD Cilacap untuk meningkatkan profesionalisme tata kelola pasien, keamanan dan kenyamanan di lingkungan RS, memberikan jaminan keamanan kerja para petugas RS, serta meningkatkan kemampuan tanggap bencana dan wabah penyakit. Sehingga Pokja tersebut terbagi dalam Pokja keselamatan pasien, Pokja manajemen resiko, Pokja K3RS, serta Pokja siaga bencana. Hal ini sebagai upaya dalam peningkatan profesionalisme kesehatan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji yang mengukuhkan Tim Safe Hospital ini berharap agar tim memberikan pelayanan optimal di RSUD Cilacap. Karena rumah sakit sebagai lembaga kesehatan perannya sangat penting ditengah-tengah masyarakat. “Dengan penerapan safe hospital diharapkan mampu mewujudkan kondisi ideal di RSUD Cilacap yang aman bagi semua pasien. Dimana penanganan kepada pasien serta sarana prasarana kesehatan akan selalu tepat,” terang dia. Direktur Utama RSUD Cilacap Pramesti Griana Dewi mengatakan, tujuan dibentuknya Tim Safe Hospital ini agar aman bagi pasien yang berobat, nyaman bagi semua pengunjung RSUD Cilacap, sehat dalam artian mendapat jaminan kesehatan dan keselamatan, serta selamat dengan adanya upaya tanggap bencana untuk warga. Selain itu, kata dia, pengukuhan ini juga mendukung program Pemkab Cilacap Bangga Mbangun Desa, khususnya pilar kesehatan. “Mampu memberikan pelayanan yang humanis dan paripurna, serta berupaya meningkatkan citra Pemkab dengan memberikan layanan publik yang memuaskan,”ujarnya. Sedangkan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk implementasi safe hospital antara lain pengelolaan Data Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) dan Kejadian Nyaris Cedera (KNC), sosialisasi dan demo 6 langkah cuci tangan kepada pengunjung rawat jalan, ajakan anti rokok kepada seluruh pengunjung dan pegawai RSUD Cilacap. Selanjutnya juga dilakukan kegiatan ajakan melarang anak sehat dibawah usia 12 tahun berkunjung ke RSUD Cilacap, workshop keselamatan pasien, pelatihan bantuan hidup dasar bagi tenaga non medis, serta pelatihan siaga bencana.(adv/rez)

Sumber: http://radarbanyumas.co.id/rsud-cilacap-kukuhkan-tim-safe-hospital/
Copyright © Radarbanyumas.co.id

%d blogger menyukai ini: